Tangisan Menjelang Akhir Tahun

Gemuruh itu datang lagi

Laksana pekat membelenggu bumi

dan Hujan datang mengguyur bumi yang makin renta

tanpa jeda……… Tak disisakan keanggunan rinainya

begitu saja

Seluruh sungai meluap menggenang kota

namun hujan tak jua reda

isak tangis, teriakan bayi

kepanikan luar biasa melanda kota kecil itu

dan hujan pun semakin deras

tanggul-tanggul itupun tak kuasa menahan luapan air bah…..

semakin lama semakin bertambah

dan semakin banyak rumah yang terbenam

tiba-tiba longsor datang di luar sisi kota

puluhan jiwa melayang

terbawa bencana

marilah saudara

kita buka mata dan telinga

tak peduli suku bangsa, ras, warna kulit agama atau apalah

karena ini adalah sebuah peringatan besar bagi kita

tiba saatnya saling berbagi kepada sesama

untuk redakan tangisan

tutup tahun ini dengan kepedulian

dan sunggingkan sedikit senyum untuk mereka

2 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    fira berkata,

    Ass,hai salam kenal ini kunjungan kedua setelah ke blogspot hehehhe.Kalo yang ini blognya boleh saya taut nggak? btw Selamat Tahun Baru 2008 moga terwujud semua impian dan harapan ok? Wassalam.

  2. 2

    marjinal0606 berkata,

    kita pun tenggelam dalam lautan histeria …
    kita tenggelam dalam keremangan …
    kita tenggelam dalam lambaian tangan …
    dan kita tenggelam dalam angan-angan

    masih ada kah jemari yang teronggok dan berhenti berdetak …..


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda