Mengarung luas samudra
mengepak sayap di cakrawala
mencari arti yang tersembunyi
dibalik kebesaran mayapada
laksana ombak
menerjang deras arus kehidupan
dan kemudian sunyi
menitik di tetes hari-hari
masih ada sampan yang terbawa kemarin
terombang-ambing di lautan lepas
tanpa pedoman
dan kemudian karam
terdampar di kehidupan
begitu sunyi
titik-titik kecil
menyebar
menjadi debu
dan berserakan sepanjang lautan
begitulah kita
ketika berhadapan
dengan kebesaran-NYA
maka kutepikan diri
di semenanjungmu sahaja
memeluk erat rasa
yang terus bersemayam didada
masih teramat panjang
perjalanan
yang mesti kulalui
namun pada-Mu jua
segala akan bertepi
Arsip untuk Agustus, 2008
Perjalanan
tiba-tiba
aku seperti merindu
nyanyian persada
yang menggelorakan semangat
aku seperti mimpi
berenang di lautan luas
tanpa tepi
aku burung layang-layang
yang terbang lepas di angkasa
mengobarkan
bakti
ke pangkuan pertiwi
aku merindu masa
di mana semangat menggelora dalam dada
tanpa raut semu
dan topeng wajah tak bernama
namun
aku hanyalah setitik debu kecil
yang terbang tertiup angin
tak ada yang bisa kuberi
bagimu
ibu pertiwi
Sajak Matahari
Matahari merah
sewarna darah
turun di batas garis cakrawala
menjemput senja ke peraduan sang malam
ada rindu
yang mengiring langkah perjalanan pulangku
menuju senyap,
ketika ronanya pun mengabur
berganti pekat
malam menyingkirkan rona yang tersisa
langit berubah warna
tapi cinta
akan selalu ada
karena esok
selalu masih ada cahaya