K A L A

Nun….

kulihat bulan merah jambu turun
ditingkap cemara yang mendesir pelahan
kala kabut menyibakkan misteri kelabunya

Nun…
denting lagu yang terdengar kemudian
ditingkap alun senja yang beranjak dewasa
ada seuntai bayang turun di tengah halimun itu

bukan kau, pula aku
tak satupun di antara kita hadir
dalam bayang kabut

Nun…
kucoba lagi mengurai retas-retas masa
yang jatuh – bangun – jatuh lagi
tapi tak jua terbaca ujungnya

Nun…
kutinggalkan jejak
di antara keringnya rerumputan
yang dahaga oleh kemarau
berharap kelak
masa yang mengantarkan kita padanya

kala aku terbenam dijelaga

1 Tanggapan sejauh ini »

  1. 1

    wyd berkata,

    mbak, musim kemarau emang sering ada kabut :)


RSS Komentar · URI Lacak Balik

Ungkapkan pendapat Anda