Angin menerbangkan bulu-bulumu
menjauh,
meninggalkan luka-luka yang tersia
mengentaskan kelam yang nestapa
Birlah deru lagu berlalu
dienyahkan tapak sang waktu
tapi hidup adalah memberi arti
pada apa yang masih bisa diresapi
Dan aku melarut
dalam resapan sang waktu
juno berkata,
Juli 3, 2009 @ 12:23 am
Selamat pagi, ParagraphDalamHujan!
Saya mampir untuk membaca-baca puisi di blog ini, salah satu blog favorit yang sering saya kunjungi. Tampilan blog Anda makin bagus dan makin cerah.
Salam,
Juno
mayssari berkata,
Juli 7, 2009 @ 1:45 am
Terima kasih…